REKONFUNEWS.COM, JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat kerja sama strategis dalam upaya menanggulangi kejahatan narkotika yang kini semakin marak memanfaatkan ruang siber.
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi antara Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama jajaran dengan Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, di Gedung BSSN, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam menghadapi perkembangan modus peredaran narkotika yang semakin kompleks seiring kemajuan teknologi digital.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak menyoroti sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan pertukaran data dan informasi guna mendukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum, penguatan sistem keamanan siber, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang siber dan persandian.
Kepala BNN RI menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola peredaran gelap narkotika, yang kini banyak memanfaatkan media sosial hingga jaringan tersembunyi di internet.
Menurutnya, kolaborasi dengan BSSN menjadi kunci dalam memperkuat deteksi dini serta meningkatkan respons terhadap berbagai potensi ancaman di ruang digital.
Sementara itu, Kepala BSSN menyatakan komitmennya untuk mendukung BNN melalui penguatan sistem keamanan siber nasional, termasuk perlindungan data serta peningkatan kapabilitas teknis dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa integrasi sistem keamanan siber dan peningkatan kemampuan teknis menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas penegakan hukum di era digital.
Melalui kerja sama ini, BNN dan BSSN berharap dapat membangun sistem yang lebih terintegrasi dan responsif dalam menghadapi ancaman narkotika berbasis digital, sekaligus memperkuat keamanan nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
( CH-86 )
Eksplorasi konten lain dari REKONFU NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












