Rekonfunews.com, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama unsur Lembaga Adat Pohuwato menggelar doa akhir tahun 1447 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Senin (15/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta ikhtiar bisa mengakhiri tahun 1447 dan insyallah menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Doa akhir tahun ini dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, perwakilan Kodim 1313/Pohuwato, Penjabat Sekretaris Daerah, Achmad Djuuna, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zulkifli Umar, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pohuwato, Ketua Baznas Pohuwato, Ketua Lembaga Adat Pohuwato.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa akhir tahun dipimpin oleh Kadhi Pohuwato, Ustaz Syaiful Sabu. Hadir pula Bate lo Pohuwato, Asmad N. Tuna, bersama para pemangku adat yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada unsur Lembaga Adat Pohuwato serta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan doa akhir tahun 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah, pada penghujung tahun 1447 Hijriah ini kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk berkumpul, bermuhasabah, dan berdoa bersama. Semoga melalui doa ini kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, serta umur yang berkah sehingga dapat memasuki tahun baru Islam dengan penuh semangat dan harapan,”ujar Bupati.
Menurutnya, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan serta amal ibadah.
“Kita juga berdoa semoga segala dosa dan kekhilafan yang pernah kita lakukan di tahun sebelumnya mendapat ampunan dari Allah SWT. Dengan doa ini, insyaallah kita menyambut tahun 1448 Hijriah dengan jiwa yang bersih dan hati yang lebih baik,”ungkapnya.
Bupati dua periode itu mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Pohuwato untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat dan daerah.
“Mari kita tinggalkan segala perbuatan yang tidak baik dan membuka lembaran baru dengan semangat hijrah. Apa yang kurang baik di tahun lalu jangan sampai terulang kembali. Kita songsong tahun baru Islam dengan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi sesama,”tuturnya.
Bupati Saipul juga berharap tradisi keagamaan seperti doa akhir dan awal tahun Hijriah terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keislaman dan memperkuat karakter generasi muda.
“Wajib bagi kita umat Islam untuk menyemarakkan kegiatan-kegiatan seperti ini. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi penerus agar tradisi dan syiar Islam tetap terjaga dan terus berkembang di Kabupaten Pohuwato,”pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari REKONFU NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











