Rekonfunews.com, Pohuwato – Pemerintah Desa Kenari, Kecamatan Lemito tidak melakukan update pemuktahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) program bantuan Pemerintah.
Akibatnya, para masyarakat yang sebelumnya masuk daftar penerima manfaat terancam mendek atau terputus.
Masalah ini sering terjadi di Desa Kenari, anehnya Pemerintah Desa setempat terkesan cuek, dan tidak serius menyikapi permasalahan tersebut.
Kepala Seksi Pengelola Data Kesos, Nazmi Sanad mengatakan, pihaknya kerap mengalami kesulitan saat melakukan pemuktahiran data di Kenari, lantaran lambatnya laporan pembaharuan data dari Desa.
“Tidak ada respon dari mereka sementara hari ini batas pemuktahiran data, bahkan saya sudah minta tolong ke TKSK untuk menemui dia (operator) dan jawabannya lagi di pesta“, ungkap Nazmi
Selain lambatnya melakukan laporan, mereka juga kerap dihadapkan dengan masalah lain, yaitu ketidaksesuaian data warga penerima manfaat karena kelalaian operator Desa
“Kami sudah menghubungi Kepala Desanya juga tapi tidak ada jawaban. Kalau sudah begini setidaknya Pemerintah Desa bisa menilai dan ambil keputusan ganti operator”, saran Nazmi
Awak media mencoba menghubungi operator yang bersangkutan lewat nomor orang lain, setelah tersambung media langsung mempertanyakan asbab lambannya laporan dari Desa
Operator bernama Anggel ini menceritakan penyebab tidak ter-updatenya data DTKS di Desa Kenari, masalah pertama karena lawatan pesta keluarga, dan kedua karena tidak memiliki Handphone
“Handphone saya hilang“, jawab singkatnya
Anehnya, jawaban yang diutarakan Operator masih sama saat Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato mengunjungi Desa Kenari, untuk mengonfirmasi ketidakaktifan operator Desa
Terkait pertanggungjawabannya dia sebagai Operator Desa, Anggel dengan nada santainya menjawab “Tidak Tahu“.
Meski tak tercantum di aturan, setiap operator Desa sudah seharusnya memiliki alat komunikasi Handphone dan sejenisnya, hal ini bertujuan untuk memudahkan pemberitahuan informasi dari Dinas terkait.
Eksplorasi konten lain dari REKONFU NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












