
REKONFUNEWS.COM, POHUWATO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pohuwato mengungkapkan, fenomena kabut asap yang melanda wilayah Pohuwato diprediksi masih akan berlangsung hingga tahun 2027.
Informasi tersebut disampaikan BPBD Pohuwato setelah melakukan koordinasi dan menganalisis prakiraan cuaca jangka panjang dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.
BPBD menyebut, kabut asap yang terjadi saat ini merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan dan daerah. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara di Pohuwato terus memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan serta aktivitas warga.
“Berdasarkan prediksi BMKG kepulan asap ini diperkirakan sampai tahun depan 2027, ini juga diperparah dengan sering terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)”, ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pohuwato, Sadrin Hasan
Atas kondisi tersebut, BPBD Pohuwato mengimbau warga untuk lebih waspada dan menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang, terutama dalam menjaga kesehatan.
“Dihimbau kepada masyarakat untuk mengunakan masker saat beraktivitas di luar rumah”, ajak Sadrin
BPBD bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait kini terus melakukan pemantauan kualitas udara, membagikan masker gratis, serta menyiagakan layanan kesehatan untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA.
“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan baru, dan juga jangan membakar sampah agar tidak lebih meluas kualitas udara kotornya”, tandasnya
Eksplorasi konten lain dari REKONFU NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






