Rekonfunews.com, Pohuwato – Rencana hadirnya pembangunan ritel Indomaret dan alfamart di Kecamatan Dengilo mendapatkan penolakan dari masyarakat.
Pasalnya, kehadiran dua toko ritel modern ini dikhawatirkan akan mematikan bisnis kecil dan Badan Usaha Milik Desa Popaya yakni Olami Mart.
Sejalan dengan aspirasi masyarakat, Anggota Legislatif Dapil Paguat – Dengilo Otan Mamu, turut menyatakan hal yang sama untuk Pemerintah Daerah.
Otan meminta, agar Pemerintah Daerah Pohuwato dapat mempertimbangkan kembali rencana perluasan ritel minimarket tersebut.
“Saya meminta pemerintah Daerah untuk meninjau kembali izin pendirian Ritel Indomaret atau Alfamart di Kecamatan Dengilo, karena seharusnya kita harus mendukung kemajuan Bumdes untuk Desa”, pinta Otan, Rabu (29/01)
Anggota Komisi II DPRD Pohuwato ini menegaskan, usulan tersebut tidak lain untuk melindungi Bumdes Popaya. Terbukti sejak 2 tahun terakhir, Olami Mart banyak memberikan dampak Positif untuk Desa dan masyarakat.
“Bumdes ini telah beroperasi lama dan masyarakat sudah terbiasa membeli barang-barang disini. Jadi saya khawatir apabila mereka masuk akan menggangu Bumdes Desa Popaya”, tutur Otan.
Sebagai informasi, Badan Usaha Milik Desa Popaya yang diberi nama Olami Mart ini diresmikan Bupati Saipul A. Mbuinga pada tanggal 23 Juli 2023 yang lalu.
Saat itu, Bupati Saipul A. Mbuinga menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung keberadaan Olami Mart. Ia yakin Bumdes ini dapat meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. (Edi)ย
Eksplorasi konten lain dari REKONFU NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












