Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Roadshow Berdalih Perdis, Oknum Penggelapan PAD Kabur Dari Tanggung jawab

Roadshow Berdalih Perdis, Oknum Penggelapan PAD Kabur Dari Tanggung jawab

REKONFU NEWS, POHUWATO – Bak Drama Korea, Kasus penggelapan PAD yang diduga melibatkan oknum Kadisporapar kini memasuki episode baru.

Pasalnya, usai tak berperan aktif pada pelaksanaan Bupati Cup 2022 sebagaimana tupoksinya, Kini Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata (Kadisporapar) memboyong Roadshow dengan dalih perjalanan dinas ke luar Daerah seolah-olah ingin lari dari tanggung jawab.

“Yang berangkat Pak Kadis, Sekretaris, Kasubag Keuangan, Kasubag Perencanaan, Kasubag Kepegawaian, 3 orang verifikasi, operator, bendahara barang, bendahara pengeluaran. Kalau Kabid Pemuda itu memang sudah Tupoksi mereka. Kira-kira setengah jumlah pegawai di sini,” ungkap salah seorang tenaga honorer di Disporapar Selasa (01/03/2022)

BACA JUGA :   Bupati Harap RPDAS Dari BPDAS Bone Bolango Tekan Potensi Banjir di Lemito

“Mau bagaimana lagi kita di kantor pak kalau semua dari Kadis sekretaris dan keuangan tidak berada di tempat,” sambungnya.

Disisi lain, Perjalanan dinas yang dilakukan Disporapar Pohuwato, sangat bertentangan dengan statemen Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga terkait pembatasan perjalanan dinas luar daerah yang biasanya dilaksanakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Pohuwato.

BACA JUGA :   Dukung Tugas Polri, Pemkab Hibahkan Mobil Untuk Polres Demak
5297341988

Kebijakan ini harus dilakukan menyusul meningkatnya kasus covid-19 varian baru omicron di Pohuwato dan daerah lain.

“Jadi, bagi para pimpinan OPD dan para pejabat yang terhormat, saya bersama Ibu Wabup akan melakukan evaluasi secara ketat, dimana hanya membolehkan perjalanan yang dianggap penting terkait dengan beberapa hal yang dikoordinasikan dan dikonsultasikan ke pemerintah pusat,” kata Bupati Saipul A Mbuinga, Kamis (16/02/2022).

BACA JUGA :   Rakyat Harus Tahu ! Ini Layanan Publik Yang Mewajibkan Pakai BPJS Kesehatan

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan perjalanan dinas yang dilakukan Disporapar.

“Harusnya tidak boleh kalau sekretarisnya juga ikut. Kalau sekretaris ikut, harusnya ada kepala bidang yang ditunjuk mewakili,” ungkap Iskandar.

(Piko)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :