Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Pastikan Realisasi Tepat Waktu, Bupati Saipul Tinjau Pekerjaan Bendungan Taluditi

Rekonfunews.com, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga kembali meninjau pekerjaan Bendungan Taluditi yang berada di Desa Puncak Jaya, Jum’at, (01/12/2023).

Diketahui, bendung yang akan mengairi lahan persawahan di Kecamatan Taluditi itu sedang dipacu pekerjaanya, belum lagi bendung tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat khususnya mereka yang berpropesi sebagai petani sawah.

Bupati Saipul yang didampingi Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit dan Camat Taluditi, Isa Ali berharap agar pekerjaan bendungan tersebut bisa dipacu sehingga kebutuhan masyarakat akan air untuk lahan-lahan persawahan bisa terjawab. Meski diakui saat ini pekerjaan sudah mengakhiri tahun akan tetapi ada konvensasi waktu atau bisa melampaui tahun anggaran 2023.

BACA JUGA :   Ribuan Warga Turun Ke Jalan, Karnaval Gelegar Kebhinekaan Kelurahan Binong Jadi Yang Termegah di HUT RI ke 77"

Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul sangat berharap pekerjaan bendung Taluditi bisa dikerjakan dengan baik, karena manfaatnya besar untuk masyarakat itu sendiri.

“Terkait dengan berbagai hambatan itu akan ditindaklanjuti dengan cepat terutama saluran yang akan melewati lahan atau pemukiman dari masyarakat tersebut”, jelas Saipul.

5297341988

Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit menjelaskan, secara teknis pekerjaan ini akan dimaksimalkan untuk mencapai progres tertinggi pada akhir Bulan Desember.

Namun di dalam aturan DAK dan Peraturan Presiden (Perpres) serta peraturan LKPP terkait dengan pengadaan barang dan jasa, maka pekerjaan tahun anggaran 2023 dapat melampaui tahun anggaran dan diberikan konvensasi atau pemberian kesempatan untuk dapat menyelesaikan sisa pekerjaan dengan konsekuensi sanksi sebagaimana diatur dengan Perpres nomor 12 tahun 2022.

BACA JUGA :   Gratis dan Ramah Lingkungan, Persit Chandra Kirana LXIX Dim 1313/Phwt Mulai Terapkan Pupuk Biosaka Bagi Tanaman

Karena diaturan Perpres dan LKPP itu kata Risdiyanto, dapat dilanjutkan pada tahun depan dengan sanksi pengenaan denda pada keterlambatan yang ada.

“Ya, diberi kesempatan 90 hari, namun apabila penyedia dapat menyelesaikan dengan waktu yang tepat, maka otomatis berpengaruh terhadap pengurangan denda. Artinya, apabila dilaksanakan hanya dalam waktu 5 atau 10 hari dari kesempatan yang diberikan 90 hari tersebut, maka itu tidak melebihi batas waktu yang ditetapkan atau kenvensasi waktu”, ungkap Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :   Desa Karangetan Dengilo Jadi Lokasi TMMD Ke-119 Korem 133 Nani Wartabone
Bagikan Artikel :