Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Kunjungi Rumah Warga Tertimpa Pohon, Bupati Saipul Beri Bantuan

Rekonfunews.com, Pohuwato – Keluarga Yunus Gahali dan Reni Supu kini sudah bisa bernapas lega, karena rumah yang menjadi tempat tinggal pasangan suami istri (Pasutri) bersama satu anaknya itu sudah bisa diperbaiki karena telah dibantu oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.

Jenis bantuan yang diberikan bupati berupa uang sejumlah Rp. 5 Juta untuk perbaikan hunian yang pada bulan lalu tertimpa pohon kelapa.

Kejadian naas itu terjadi pada akhir November 2023, di mana saat itu angin kencang dan tiba-tiba pohon kelapa yang berada di samping rumah tumbang menghantam sisi kiri dapur sampai bagian tengah dari hunian pasutri 7 anak itu. Beruntung, saat kejadian tidak ada korban jiwa, karena pasutri tersebut berada di halaman rumah.

BACA JUGA :   Simposium Pertanian Organik, Bupati : Peluang Bisnis dan Agro Industri

Mendengar kabar itu, Bupati Saipul langsung menuju kediaman dari pasutri yang berada di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa. Didampingi Kades Bulangita, Fendy Diange, Bupati Saipul diterima pasutri bersama anak-anaknya, Rabu, (03/01/2024).

Dalam kunjungannya, Bupati Saipul memberikan bantuan untuk proses perbaikan rumah yang rusak berupa pembelian seng dan sebagian kecil dinding rumah yang hancur.

5297341988

“Dengan bantuan ini saya harap segera diperbaiki apa yang telah rusak, kami seminggu kemudian akan datang lagi melihat sejauh mana perbaikan dari rumah tersebut. Saya pun sangat prihatin dengan kejadian ini, olehnya cepat dilakukan perbaikan agar keluarga ini dapat kembali ke kondisi normal”, ujar Bupati.

BACA JUGA :   Deklarasi Dan Pelantikan DPW Badan Persaudaraan Antar Iman ( BERANI ) Banten

Pada kesempatan itu, Bupati Saipul mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama pada musim hujan atau cuaca ekstrem. Karena tidak menutup kemungkinan kejadian serupa bisa saja terulang kembali, olehnya sekali lagi diimbau kepada masyarakat apabila ada pohon yang dianggap berbahaya segera ditebang dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Ia, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua dan berharap tidak terulang di masa mendatang serta pula bisa keluar rumah apabila cuaca ekstrem atau angin kencang terjadi”, pungkasnya.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :   Bantu Pengerukan Sedimen Irigasi, Petani Duhiadaa : Terimakasih Bapak Bupati
Bagikan Artikel :