Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Kadisporapar Pohuwato Diduga Gelapkan Dana PAD Hasil Objek Wisata Toursiaje

Kadisporapar Pohuwato Diduga Gelapkan Dana PAD Hasil Objek Wisata Toursiaje

Rekonfu News, Pohuwato Sebagian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hasil retribusi objek wisata Toursiaje di kecamatan popayato terancam hilang.

Pasalnya, dana hasil karcis objek wisata yang seharusnya ditransfer ke daerah tersebut, diduga telah di gelapkan oleh Oknum Kadisporapar.

“Saya didatangi oleh Kepala Dinas sendiri untuk dimintai sejumlah uang retribusi Torosiaje tanpa alasan yang jelas,” ungkap salah satu pengelola objek wisata yang tak mau namanya disebutkan, Jumat (17/02/2022).

BACA JUGA :   Polres Jepara Digugat Praperadilan Terkait Kasus Dugaan Perzinahan.

Ditanya secara rinci terkait alasan dari Kadisporapar untuk memungut uang tersebut, petugas tersebut mengatakan bahwa ia juga tak mengetahui alasanya dan uang hasil PAD tersebut digunakan untuk apa.

Di tempat terpisah, saat di konfirmasi, salah seorang staf di Disporapar membenarkan hal tersebut dikarenakan adanya perbincangan di area Kantor Dinas Pemuda Olahraga Dan Parawisata (Disporapar) yang membahas mengenai isu tersebut.

5297341988

“Saya sudah mendengar informasi ini tapi untuk lebih jelas tanya kepada yang bersangkutan yang bisa saya jelaskan hanya sebatas yang saya tau saja”.

“Menurut isu yang beredar, ibu yang di percayakan dalam penanganan retribusi pantai torisiaje itu, ia telah di datangi langsung oleh Kepala Dinas sendiri di lokasinya untuk memintakan sejumlah uang tanpa alasan yang pasti setelah di cek kepada bendahara ternyata uang tersebut belum di setor ke bendahara kantor,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Polres Brebes Tangkap 2 Pelaku Sodomi Dan Pelecehan Anak Dibawah Umur

Disisi lain saat dikonfirmasi, Kadis Disporapar, Zulkifli Umar membantah persoalan tersebut, dirinya mengatakan bahwa alibi yang benar itu adalah pungutan liar yang berada pada tempat parkir wisata

“Ini tidak benar terjadi yang ada itu hanya pungutan parkir liar yang di lakukan oleh masyarakat setempat tanpa ada setorannya dan itu sementara kami carikan solusinya,” tutur Kadis.

BACA JUGA :   Satreskrim Polres Jepara Ungkap Kasus Mayat Dalam Karung Ditemukan di Jepara

(Piko)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :