Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Di Penghujung Ramadan, Pani Gold Project Gelar Pasar Murah

Rekonfunews.com, Pohuwato – Pani Gold Project memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu melalui kegiatan pasar murah (bazaar) pada Hari Jumat, 14 April 2023 bertepatan dengan semangat berbagi di Bulan Suci Ramadan 1444 H untuk membantu masyarakat Bumi Panua yang membutuhkan.

Hasil penjualan dari pasar murah ini akan dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato untuk diberikan kembali ke masyarakat, melalui berbagai program sosial kemanusiaan.

External Affairs Manager Pani Gold Project Mahesha Lugiana mengatakan penyelenggaraan pasar murah ini merupakan perwujudan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di Bumi Panua.

BACA JUGA :   Latih Kesiagaan Anak, Pani Gold Project Gelar Pelatihan dan Simulasi Kebakaran di SMAN 1 Marisa

“Seiring dengan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, kami menyelenggarakan kegiatan pasar murah ini untuk masyarakat Bumi Panua,” katanya.

Mahesha mengatakan kegiatan pasar murah ini membuktikan bahwa kehadiran Pani Gold Project memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Panua, sesuai komitmen perusahaan untuk menjadi tetangga yang baik dengan mengedepankan good mining practices.

“Momentum Ramadhan diharapkan bisa mendekatkan PGP dengan masyarakat Pohuwato,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraan pasar murah ini Pani Gold Project menyumbangkan 2.000 paket sembako, yang berisi antara lain 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, teh celup, 1 liter minyak goreng dan mie instan.

BACA JUGA :   Bupati dan Wabup Tinjau Lokasi Pasca Banjir di Kecamatan Popayato Barat

Paket sembako ini akan dijual dengan harga murah dan uang hasil pernjualan akan diberikan lagi kepada masyarakat melalui Baznas. Selisih harga jual paket sembako dibandingkan dengan harga pasar saat ini lebih murah karena adanya subsidi dari Program PPM perusahaan.

Kegiatan Pasar Murah Sembako ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu, karena itu pihak perusahaan menyerap saran dari Kepala Desa di Kecamatan Buntulia dan Kecamatan Marisa.

Tercatat ada 7 desa di Kecamatan Buntulia yang menjadi sasaran, yakni Hulawa, Karya Indah, Taluduyunu Utara, Taluduyunu, Buntulia Utara, Buntulia Tengah dan Sipatana. Sementara itu, untuk Kecamatan Marisa ada dua desa, yaitu Bulangita dan Teratai.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :   Momentum Safari Ramadhan di Wanggarasi, Bupati Saipul Buka Puasa Bersama Masyarakat
Bagikan Artikel :