Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

17 Wanita Kafe di Pohuwato Terjaring Razia Pekat Pol-PP

Rekonfunews.com, Pohuwato – Belasan Wanita pemandu karaoke malam terjaring Razia pekat oleh tim Gabungan Satpol-PP Gorontalo dan Pohuwato

Sedikitnya ada 17 wanita tanpa identitas KTP terjaring razia petugas disejumlah kafe yang berada di Seputaran kompleks Pohon cinta dan Jembatan Timbang Marisa.

Kemudian belasan wanita tersebut dibawa ke Kantor Satpol-PP Kabupaten Pohuwato guna dilakukan pemeriksaan.

Sekretaris Pol-PP Provinsi Gorontalo Ruly Lasulika kepada Media mengatakan Razia ini bertujuan untuk mencegah adanya potensi trantibum Daerah.

BACA JUGA :   Syarif Mbuinga Optimis Indonesia Menang Lawan Uzbekistan di Semifinal

5297341988

Menurutnya ketiadaan KTP memiliki resiko besar terjadinya sebuah tindak Kriminal, sehingga Razia Pekat tersebut akan terus digalakan

“Iya ini upaya kami mencegah rawan trantibum, karena bisa jadi dengan ketiadaan KTP beresiko melahirkan tindak kriminal sehingga razia ini akan kita galakan terus”, jelasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah dan Ketertiban Umum, Bayu Eka Septian Kaluku mengatakan ke 17 belas wanita tersebut mendapatkan sanksi administratif.

“Kita buat pernyataan yang mereka tandatangani. Dalam pernyataan itu, jika terjaring kembali maka bukan hanya pekerja tetapi dengan pemilik kafe kita ttindaki. Jadi besok sudah harus ada KTP”, tegasnya.

BACA JUGA :   DLH Pohuwato Ungkap Soal Persetujuan Lingkungan Proyek Pelabuhan PT. BJA

Dari pemeriksaan lebih lanjut, kata Bayu ke 17 Wanita Kafe tersebut rata-rata sebagai pendatang luar Daerah Kabupaten Pohuwato.

“Ini surat pernyataan pertama, kemarin langsung kita pulangkan karena sebagian besar masih dibawah umur, tetapi ini semua orang-orang baru kerena yang sudah terjaring sebelumnya kita sudah pulangkan ke daerah asal”, tandasnya. (Edi)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :   Tarif PDAM Naik, Koalisi Advokat Peduli DEMAK Buka Posko Pengaduan
Bagikan Artikel :